HUBUNGAN PENGETAHUAN, STIGMA, DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT KUSTA DI PUSKESMAS PRAGAAN

  • KIKI AGUSTIN FATMALA
  • PRIJONO SATYABAKTI

Abstract

Pemberantasan kusta di beberapa daerah di Indonesia masih dikatakan lambat. Hal tersebut disebabkan karena faktor pengetahuan, sosial dan ekonomi masyarakat dalam melakukan pengobatan Multi Drug Therapy (MDT). Pengobatan kusta sangat penting dalam pemberantasan kusta karena penyakit kusta dapat disembuhkan dengan berobat secara teratur. Jika penderita tidak minum obat secara teratur, maka kuman akan menjadi resisten terhadap MDT sehingga gejala akan menetap bahkan dapat memburuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan  kepatuhan minum obat penderita kusta di Puskesmas Pragaan Sumenep. Dalam penelitian ini faktor yang dianalisis adalah pengetahuan, stigma dan dukungan keluarga. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 orang yang dihitung menggunakan teknik Simple Random Sampling dan ditentukan menggunakan teknik lotre. Hubungan antara variabel independen  dengan  variabel  dependen  diketahui  melalui  uji  Chi-square dengan  α= 0,05. Berdasarkan hasil penelitian diketahui ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan minum obat (p = 0,01). ada hubungan antara stigma dengan kepatuhan minum obat kusta (p

=0,00). Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat (p=0,00). Kesimpulan yang dapat ditarik adalah baik stigma maupun dukungan keluarga keduanya berhubungan dengan kepatuhan minum obat kusta. Penyuluhan yang efektif akan memberikan motivasi kepada penderita untuk patuh minum obat.

Volume 6.1 Maret 2017
Published
2017-03-20
How to Cite
FATMALA, K., & SATYABAKTI, P. (2017). HUBUNGAN PENGETAHUAN, STIGMA, DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT KUSTA DI PUSKESMAS PRAGAAN. Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada, 6(1), 67-78. https://doi.org/10.33475/jikmh.v6i1.63
Section
Articles