Hubungan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Kontrasepsi Dengan Persepsi Suami Akseptor KB Suntik Tentang Kondom (Di Wilayah Kerja Pustu Pangeranan Kecamatan Bangkalan)

  • Lidia Aditama Putri
Keywords: KIE, Persepsi, Kondom

Abstract

Kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) kontrasepsi di lini terdepan kebanyakan dilakukan terhadap wanita. Sebaliknya, kegiatan KIE yang dilakukan terhadap pria atau suami adalah hal yang langka ditemui dalam kegiatan KIE program KB. Minimnya akses suami terhadap KIE dapat menimbulkan persepsi yang salah terhadap alat kontrasepsi, khususnya kondom. Dampak dari persepsi yang salah tentang kondom menyebabkan peningkatan peran suami dalam Keluarga Berencana  dari tahun ke tahun tidak berkembang sesuai harapan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) dengan persepsi suami akseptor KB suntik tentang kondom.

Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah 55suami akseptor KB suntik yang sesuai kriteria inklusi dan populasi yaitu sebanyak 64 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Analisis hasil penelitian menggunakan uji korelasi rank spearman.

Sampel sebanyak 55 responden yang mendapatkan KIE kurang sebagian besar bersikap negatif 20 orang (71,4%) dan bersikap positif 8 orang (28,6%). Dari data tersebut dilakukan uji korelasi rank spearman diperoleh p = 0,001 < α = 0,05,  sehingga H0 ditolak, berarti ada hubungan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Kontrasepsi dengan persepsi suami akseptor KB suntik tentang kondom.

Tempat penelitian disarankan untuk menambah motivasi kepada suami agar memiliki persepsi positif tentang kontrasepsi pria dan berpartisipasi menjadi akseptor KB pria

Volume 7.2 Oktober 2018
Published
2018-12-04
How to Cite
Putri, L. (2018). Hubungan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Kontrasepsi Dengan Persepsi Suami Akseptor KB Suntik Tentang Kondom (Di Wilayah Kerja Pustu Pangeranan Kecamatan Bangkalan). Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada, 7(2), 79-86. https://doi.org/10.33475/jikmh.v7i2.23
Section
Articles