SIMULASI BENCANA BAGI MAHASISWA KEPERAWATAN: STUDI FENOMENOLOGI

  • Maria Wisnu Kanita STIKes Kusuma Husada Surakarta

Abstract

Mahasiswa keperawatan harus dibekali dengan pengetahuan dan kemampuan keperawatan bencana melalui pendidikan dan pelatihan. Simulasi bencana dikembangkan sebagai metode pembelajaran bagi mahasiswa keperawatan untuk memiliki kompetensi yang dibutuhkan selama bencana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa keperawatan mengenai simulasi bencana. Studi fenomenologi dilakukan dengan menggunakan focus group discussion. Sebanyak tujuh mahasiswa keperawatan diwawancarai terkait dengan simulasi bencana yang telah mereka lakukan sebelumnya. Ketujuh orang tersebut merupakan peserta pertama dari simulasi bencana. Tujuh tema telah diperoleh, - upaya perwujudan simulasi bencana, kebutuhan simulasi bencana, respons terhadap simulasi bencana, hambatan pelaksanaan, potensi metode simulasi, pengembangan keperawatan bencana di Indonesia, peningkatan mendasar bencana keperawatan di Indonesia. Indonesia memiliki banyak daerah rawan bencana. mahasiswa keperawatan perlu dibekali dengan kompetensi keperawatan bencana untuk mempersiapkan lulusan secara memadai untuk berpartisipasi ketika bencana terjadi. Pengembangan simulasi bencana sebagai metode pembelajaran membutuhkan dukungan dari berbagai pihak pembuat kebijakan. Simulasi bencana sebagai metode pembelajaran sebagai upaya pengembangan keperawatan bencana di Indonesia.

Kata kunci: simulasi bencana, keperawatan, fenomenologi

Published
2019-03-21
How to Cite
Kanita, M. (2019). SIMULASI BENCANA BAGI MAHASISWA KEPERAWATAN: STUDI FENOMENOLOGI. Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada, 8(1), 39-46. https://doi.org/10.33475/jikmh.v8i1.195